Jejaring sosial merupakan situs
pertemanan melalui dunia maya. Contohnya facebook, twitter, dan masih banyak
lagi. Jejaring sosial bukan hanya dipergunakan untuk mencari pertemanan yang
luas saja. Namun, juga bisa untuk mencari kawan yang telah lama tak berjumpa.
Dalam menggunakan situs jejaring sosial, kita harus memperhatikan etika dalam
menggunakan situs jejaring sosial. Etika dalam menggunakan media jejaring
sosial sangat perlu diperhatikan supaya lebih sopan walau hanya dalam dunia
maya.
Berikut
ini adalah beberapa
etika di media jejaring sosial tentang bagaimana cara berinteraksi dengan
sesama penggunanya.
1.
Jangan memberikan informasi yang tidak penting
Banyak orang yang meng-update status facebook setiap kali melakukan sesuatu atau sedang berada di tempat baru sebagai bentuk ungkapan perasaan atau curahan hati. Namun, tahukah anda jika banyak orang tidak menyukai hal tersebut?. Bahkan mungkin teman atau sahabat anda. Kenapa?. Karena tidak semua orang ingin tahu segala urusan pribadi anda. Dan bisa jadi teman anda akan mengeluarkan anda dari status pertemanannya.
Banyak orang yang meng-update status facebook setiap kali melakukan sesuatu atau sedang berada di tempat baru sebagai bentuk ungkapan perasaan atau curahan hati. Namun, tahukah anda jika banyak orang tidak menyukai hal tersebut?. Bahkan mungkin teman atau sahabat anda. Kenapa?. Karena tidak semua orang ingin tahu segala urusan pribadi anda. Dan bisa jadi teman anda akan mengeluarkan anda dari status pertemanannya.
2.
Hindari menggunakan kata-kata kasar
Didunia saja mengeluarkan umpatan atau kata-kata kasar akan membuat anda dibenci, begitu juga bila di dunia maya. Agar anda tidak dikeluarkan dari status pertemanan atau daftar kontak, hindari penggunaan kata-kata kasar dalam menuliskan sesuatu di dinding atau wall jejaring sosial.
Didunia saja mengeluarkan umpatan atau kata-kata kasar akan membuat anda dibenci, begitu juga bila di dunia maya. Agar anda tidak dikeluarkan dari status pertemanan atau daftar kontak, hindari penggunaan kata-kata kasar dalam menuliskan sesuatu di dinding atau wall jejaring sosial.
3.
Hindari memberikan status motivasi
Niat anda mungkin baik, yaitu untuk memberikan motivasi kepada teman. Namun jika pada kenyataannya anda memberikan motivasi penuh mimpi tanpa anda bisa mempraktekkannya, ini akan membuat anda dicemooh oleh teman-teman. Setiap orang bisa memotivasi dirinya sendiri tanpa harus terpancing melalui status seperti itu.
Niat anda mungkin baik, yaitu untuk memberikan motivasi kepada teman. Namun jika pada kenyataannya anda memberikan motivasi penuh mimpi tanpa anda bisa mempraktekkannya, ini akan membuat anda dicemooh oleh teman-teman. Setiap orang bisa memotivasi dirinya sendiri tanpa harus terpancing melalui status seperti itu.
4.
Bukan pakar media sosial
Jika anda bukanlah seorang pakar dalam hal sesuatu, bisnis misalnya, jangan bertindak seperti seorang pakar yang selalu membahas mengenai cara berbisnis atau apapun di dunia maya dengan menggunakan media sosial.
Jika anda bukanlah seorang pakar dalam hal sesuatu, bisnis misalnya, jangan bertindak seperti seorang pakar yang selalu membahas mengenai cara berbisnis atau apapun di dunia maya dengan menggunakan media sosial.
5.
Pahami tentang perbedaan
Ada banyak informasi yang bisa kita dapatkan dari internet. Namun, belum tentu informasi yang menurut anda menarik dan bermanfaat itu sama menurut pandangan teman atau orang lain. Jadi, mengirim ulang informasi yang anda sukai di media sosial, belum tentu teman anda juga tertarik.
Ada banyak informasi yang bisa kita dapatkan dari internet. Namun, belum tentu informasi yang menurut anda menarik dan bermanfaat itu sama menurut pandangan teman atau orang lain. Jadi, mengirim ulang informasi yang anda sukai di media sosial, belum tentu teman anda juga tertarik.
Itulah
beberapa etika dalam ber-jejaring sosial. Dengan memperhatikan etika, orang
lain akan lebih menghargai anda sebagai teman mereka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar